HEADLINE NEWS

Pembenahan Kawasan Heritage Kesawan

 


Pembenahan kawasan Heritage merupakan salah satu fokus dari lima Program Prioritas Kota Medan. Untuk itu Pemko Medan berkomitmen melakukan perbaikan di kawasan Heritage khususnya di kawasan Kesawan. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan suasana zaman dahulu di kawasan tersebut dengan Bangunan bersejarahnya. 

"Kewajiban kita menjaga dan mengembalikan kawasan Heritage kesawan seperti semula atau awal dibangun. Oleh karena itu Pemko Medan berkomitmen untuk melakukan pembenahan di kawasan kesawan dengan tidak mengharuskan fungsi dari bangunan bersejarah yang ada sama seperti dulu," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika menerima kunjungan Komunitas Aku Anak Medan di Ruang Khusus Wali Kota Medan, Selasa (13/7).

Dijelaskan Bobby Nasution saat ini pembenahan Kawasan Heritage Kesawan sudah setahap lebih jauh. Pemko Medan telah membentuk Badan Pengelola Kawasan Kota Lama Kesawan (BPK2LK), dimana Lembaga Non Struktural yang keanggotaannya terdiri dari unsur pemerintah daerah, swasta dan masyarakat ini memiliki wewenang kewenangan konservasi dan revitalisasi Kawasan Kota Lama Kesawan serta mengelola seluruh kegiatan-kegiatan yang berada pada Kawasan Kota Lama Kesawan. 

Bobby Nasution menambahkan Badan Pengelola Kawasan Kota Lama Kesawan ini seperti Badan Pengelola Kota Lama Semarang dan Pengelola Kota Tua Jakarta dan langsung dipimpin Wakil Wali Kota Aulia Rahman. " Adanya Badan Pengelola ini nantinya akan menjalankan fungsinya dalam pembenahan dan pengembangan kawasan kota lama Kesawan guna nantinya menjadi sebagai ikon baru Kota Medan dengan konsep menggabungkan keindahan bangunan tua dan kelezatan kuliner Kota Medan sehingga menjadi "The Kitchen of Asia," Jelas Bobby Nasution. Selanjutnya Bobby Nasution menjelaskan, Untuk pembangunan atau pengerjaan fisik kawasan heritage Kesawan Pemko Medan sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Diharapkan triwulan awal tahun depan sudah bisa dikerjakan pembenahan awal di Jalan Ahmad Yani sampai kantor Pos dan Pajak Ikan lama. 

"Kedua lokasi ini merupakan tahap pertama yang dilakukan dalam pembenahan Kota Lama Kesawan. Sedangkan tahap kedua pembenahan kawasan heritage akan dilakukan di Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun dan Kolam Sri Deli," Jelas Bobby Nasution didampingi Wakil Wali Kota Aulia Rahman, Kepala Kesbangpol Sulaiman Harahap dan Kabid Pariwisata Vianti Dewi. Dalam merealisasikan pembenahan Kota Lama Kesawan ini, Pemko Medan berharap dukungan dari stakeholder termasuk Komunitas Aku Anak Medan. Sebab tanpa dukungan dari semua pihak maka program prioritas ini akan sulit terwujud. "Kami berharap dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan Ikon Kota Medan ini yakni Kawasan Heritage Kesawan," ujar Bobby Nasution.

Ketua Komunitas Aku Anak Medan Riza Usty Siregar mengungkapkan pihaknya sangat mendukung program prioritas Kota Medan yakni pembenahan kawasan heritage Kesawan. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan, Jelas Riza Usty, Komunitas Aku Anak Medan akan menggelar perlombaan tentang heritage yang akan diikuti generasi muda kota Medan.

"Lomba yang digelar dalam rangka HUT Kota Medan ke-431 ini bertujuan untuk mengimplementasikan ide-ide generasi muda terkait dengan Heritage yang saat ini juga menjadi Fokus Pemko Medan. Nantinya lomba digelar secara virtual dan peserta akan mengirimkan portofolio ke kami yang selanjutnya akan kami nilai," Jelas Riza Usty Siregar. Menurut Riza Usty Siregar, di Kota Medan banyak bangunan atau wilayah yang memiliki nilai Heritage salah satunya di Medan Utara yakni Situs kota Cina di Kecamatan Medan Merelan. Jika nantinya Program Kota Lama Kesawan berhasil, Riza berharap Heritage lainnya juga akan berkembang dan lebih dikenal masyarakat Kota Medan.

Dalam pertemuan ini juga, Komunitas Aku Anak Medan juga memperkenalkan produk UMKM yang dikembangkannya, yakni Konglo Batik kepada Wali Kota Medan. Sebagai ungkapan apresiasi Bobby Nasution membeli produk UMKM berupa batik tulis tersebut.(nur)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *