HEADLINE NEWS

DPRD Terima LPJ APBD Kota Medan T.A 2108

By On July 22, 2019

DPRD Kota Medan menyetujui Ranperda Kota Medan tentang Laporan Pertanggung Jawaban  (LPJ) Pelaksananaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (22/7). Sebelum penandatanganan persetujuan dilakukan, Rapat Paripurna diawali dengan penyampaian laporan panitia khususn (Pansus) serta pendapat seluruh fraksi di DPRD Medan.
            Persetujuan ditandai dengan penandatanganan/pengambilan keputusan bersama antara Pimpinan DPRD Medan dengan Kepala Daerah Kota Medan. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung dan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH.
              Wali Kota mengatakan bahwa progress pembanguna Kota Medan selama tahun 2018 telah menunjukkan hasil yang signifikan. Namun, masih ada sejumlah program yang belum tercapai dan terealisasi. Oleh karenanya, hal tersebut lanjut Wali Kota menjadi tantangan dan tanggungjawab bagi seluruh jajaran Pemko Medamn untuk lebih meningkatkan kinerja menjadi lebih baik lagi.
            ‘’Langkah-langkah konkrit senantiasa kami lakukan dalam mewujudkan pembangunan kota di berbagai bidang. Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini saya mengajak, mengimbau dan mengingatkan seluruh jajaran Pemko Medan untuk tetap memiliki integritas, dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Dengan demikian, kualitas pelayanan umum kepada masyarakat dapat dilakukan secara optimal dan prima,’’ kata Wali Kota.
            Selanjutnya, Wali Kota juga mengungkapkan bahwa nantinya segala masukan dan saran yang telah disampaikan menjadi referensi dan pedoman sekaligus pertimbangan untuk merumuskan arah kebijakan serta program prioritas dalam penyelenggaran pemerintahan daerah kea rah yang lebih baik. Dengan demikian, visi misi Kota Medan menjadi kota multikultural yang humanis, berdaya saing, sejahtera dan religius dapat terwujud.

            ‘’Kami menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada Pansus DPRD Medan dan seluruh perangkat daerah terkait telah mencurahkan perhatian yang besar terhadap Kota Medan. Melalui persetujuan Ranperda ini semoga dapat memberi manfaat yang signifikan bagi kehidupan masyarakat secara berkesinambungan,’’ harapnya dalam rapat paripurna yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, perwakilan OPD serta para anggota DPRD Medan.
            Orang nomor satu di Pemko Medan tersebut optimis bahwa keberhasilan Kota Medan dalam berbagai bidang akan dapat terus diraih jika semua pihak penyelenggara pemerintahan dapat senantiasa menjaga sinergitas dan koordinasi yang terukur dan terarah. Hal tersebut juga tidak luput dari dukungan penuh seluruh warga Kota Medan sebagai bentuk kepedulian pada kemajuan ibukota Provinsi Sumut.
            ‘’Saya meyakini bahwa pencapain yang hari ini kita raih berkat kerja keras, kerja ikhlas dan kerja tuntas seluruh pihak tanpa terkecuali baik itu di tingkat eksekutif, judikatif, legislatif, para awak media, tokoh pemuda, agama dan masyarakat serta masyarakat secara keseluruhan. Mari kita lakukan dan berikan yang terbaik untuk Medan Rumah Kita,’’ ajaknya.

Wali Kota Terima Penghargaan Indonesia Creative Leader

By On July 22, 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menerima kunjungan jajaran redaksi Sindo Media di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Senin (22/7). Selain bersilaturahmi, kedatangan tersebut dalam rangka menyerahkan langsung penghargaan Government Award yang diraih Wali Kota dalam kategori sebagai Indonesia Creative Leader. Pasalnya, pada malam puncak acara Government Award yang berlangsung di Jakarta (30/4) lalu, Wali Kota berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut. Oleh karenanya sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut, penghargaan pun diserahkan langsung kepada Wali Kota.

            Government Award yang setiap tahun digelar Sindo Media tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan bagi kepala daerah yang dinilai memiliki kreasi dan inovasi dalam kempemimpinannya di daerah masing-masing. Selain Wali Kota, tercatat ada sejumlah kepala daerah lain yang menerima penghargaan yang sama diantaranya yakni Wali Kota Ambon, Wali Kota Balikpapan serta Wali Kota Manado.    

Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan. Dengan penghargaan tersebut, tentunya semakin memotivasinya untuk dapat melakukan dan memberikan yang terbaik bagi Kota Medan sehingga menjadi kota metropolitan yang terus maju dan berkembang di berbagai bidang.

‘’Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Penghargaan ini juga saya tujukan bagi seluruh warga Kota Medan atas dukungan penuh yang diberikan kepada Pemko Medan. Sebab, keberhasilan upaya percepatan pembangunan kota baik yang telah maupun tengah dilakukan tidak lepas dari peran serta dan dukungan seluruh warga Kota Medan,’’ kata Wali Kota.

Didampingi Asisten Pemerintah (Aspem) Kota Medan Musadad Nasution, Kadis Kominfo Zain Noval dan Kabag Humas Arrahman Pane, Wali Kota selanjutnya juga tak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh jajaran Pemko Medan yag telah bekerja keras dan bersinergi dalam merealisasikan visi dan misi mewujudkan Kota Medan sebagai kota multiKultural yang humanis, berdaya saing, sejahtera dan religius.

‘’Berkat kerja keras dan sinergitas yang dibangun penghargaan ini dapat kita terima. Semoga apresiasi ini menjadi energi dan spirit bagi kita semua untuk lebih meningkatkan etos kerja. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka,’’ harapnya.

Sementara itu Nevy Hetharia selaku Editor in Chief  Sindo Weekly mengaku penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada Wali Kota atas inovasi dan kreatifitasnya dalam pengelolaan percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut lanjut Nevy terlihat dari semakin berkembangnya Kota Medan lewat berbagai pembangunan infrastruktur yang telah dan tengah dilakukan.

‘’Penghargaan ini kami berikan sebagai wujud apresiasi kami kepada Bapak Wali Kota. Kami menilai Bapak Wali Kota berhasil dalam mendukung upaya percepatan pembangunan kota lewat sejumlah infrastruktur yang dibangun. Selain itu juga berhasil menjadikan Kota Medan sebagai kota multikultural yang tetap nyaman dan damai meski dalam berbagai perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan,’’ ungkap Nevy bersama sejumlah jajaran redaksi yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Wakil Wali Kota Jadi Narasumber KKLDN

By On July 22, 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi memaparkan berbagai hal terkait Kota Medan dihadapan para Perwira Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Markas Kodim 0201/BS, Jalan Pengadilan, Senin (22/7). Kehadiran sejumlah perwira tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Dalam Negeri (KKLDN) di wilayah Sumut.
            Dalam pemaparannya, Wakil Wali Kota menyampaikan gambaran singkat mengenai Kota Medan yang terdiri dari 21 kecamatan, 151 kelurahan, 2001 lingkungan dengan luas wilayah mencapai 265,1 km². Sedangkan untuk jumlah penduduk yang tinggal sebanyak 2,4 jiwa dengan arus komuter lebih dari 500 ribu. Namun, ungkap Wakil Wali Kota dengan jumlah penduduk yang banyak dan heterogen, masyarakat Kota Medan tetap hidup dalam bingkai keberagaman.
            ‘’Kota Medan memiliki struktur demografi yang sangat beragam dan multikultural. Hal tersebut adalah modal dasar bagi masyarakat dalam menjalin komunikasi dan interaksi dengan antar sesama. Terlebih Kota Medan dianggap sebagai miniaturnya Indonesia karena hampir seluruh suku dan agama di Indonesia ada di sini. Namun boleh dikatakan kondisi Kota Medan senantiasa kondusif dan jarang terjadi konflik horizontal. Sebab masyarakat menyadari bahwa kenyamanan dan ketentraman merupakan suatu kebutuhan dan menjunjung tinggi nilai toleransi,’’ kata Wakil Wali Kota.
            Dalam dialog yang mengusung tema ‘’Peran Suatu Komando Kewilayahan Dalam Menciptakan Kondisi Sosial, Politik Dan Keamanan Yang Kondusif Pasca Pemilu 2019 Guna Mencegah Disintegrasi Bangsa’’ selain Wakil Wali Kota, Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto juga turut bertindak sebagai pembicara. Diharapkan, berbagai materi yang disampaikan dapat memberi informasi dan pemahaman terkait kondisi Kota Medan kepada para perwira yang hadir.Selanjutnya, Wakil Wali Kota menyampaikan selama Pemilu 2019, Kota Medan juga tidak luput dari ancaman provokasi yang bersumber dari pihak-pihak yang tidak bertanggung yang menyinggung isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Menyikapi hal tersebut, Wakil Wali Kota mengungakpakan bahwa lurah, Babinsa serta Bhabinkamtibmas di Kota Medan senantiasa bersinergi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan semua pihak.
            ‘’Isu SARA menjadi isu hangat yang kerap menerpa masyarakat. Namun, kehadiran lurah dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam menciptakan suasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Apalagi potensi terjadinya konflik sosial di Kota Medan cukup besar. Namun, ikatan sosial masyarakat juga berperan aktif menciptakan iklim kehidupan yang harmonis,’’ ungkapnya.
            Terkait komando kewilayahan, orang nomor dua di Pemko Medan tersebut mengungkapkan bahwa secara  struktural Kota Medan tidak memilki satuan komando. Namun di dalam kewilayahan Pemko Medan senantiasa dibangun sinergitas antara kepala derah dengan seluruh stakeholder terkait. Hal tersebut bertujuan untuk mengkoordinir segala situasi agar terhindar dari kerawanan konflik yang dikhawatirkan dapat terjadi kapanpun.
            ‘’Bapak Wali Kota bersama seluruh stakeholder terkait senantiasa berkoordinasi mengenai kondisi Kota Medan. Hal itu dilakukan setiap saat tidak hanya sebelum, saat dan sesudah Pemilu 2019 namun setiap saat. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat tetap dapat merasakan kenyamanan dan keamanan baik bagi yang datang berkunjung maupun yang tinggal di Kota Medan,’’ jelasnya.
            Sementara itu, Dirbindik Seskoad Kolonel Arm Tri Wibawa mengatakan bahwa kedatanggan bersama sejumlah perwira ke Sumut khususnya Kota Medan adalah dalam rangka melaksanakan kegiatan KKLDN sekaligus menggali informasi terkait kondisi Kota Medan pasca Pemilu 2019.
            ‘’Kita baru saja menggelar Pemilu 2019. Namun kita bersyukur Indonesia tetap kondusif dan aman. Oleh karenanya, kedatangan kami hari ini bertujuan untuk mengetahui peran serta seluruh prajurit dalam menciptakan kondisi sosial politik yang aman guna mencegah disintegrasi bangsa. Nantinya hasil KLLDN ini akan kami jadikan bahan kajian dalam seminar nasional pada November mendatang. Kami juga turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan terhadap kegiatan KKLDN termasuk kepada Pemko Medan,’’ kata Kol Arm Tri.
            Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB berlangsung lancar dan interaktif. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menerima cinderamata yang diberikan Dirbindik Seskoad sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah. Selanjutnya kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan.

Fraksi PKS Menanggapi Peristiwa Pohon Tumbang dan Baliho

By On July 22, 2019

Menanggapi peristiwa pohon tumbang yang baru saja terjadi pada minggu lalu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Medan, H. Jumadi, S.PdI akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut.


“Kami perlu mengingatkan kembali, bahwa intensitas hujan di Kota Medan beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan, bahkan terkadang disertai angin yang kencang. Sehingga, berpotensi merubuhkan pohon-pohon, bilboard dan lain sebagainya,” katanya dihadapan Walikota dan Wakil Walikota Medan, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, SKPD hingga sejumlah awak media cetak dan online, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan pendapat terhadap Ramcangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD kota Medan Tahum Anggaran 2018, Senin (22/7/2019) di ruang Paripurna kantor DPRD Kota Medan.

Oleh karena itu, lanjut Jumadi selaku Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan, kami mendorong agar Pemko Medan melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat merugikan masyarakat dengan memangkas pohon-pohon yang berportensi tumbang.

“Kami ingat, bagi para pemilik baliho atau bilboard untuk mengecek kembali baliho atau bilboardnya masing-masing untuk mengantisipasi tumbang saaat hujan turun,” tegasnya.

Pantauan wartawan dilokasi, Fraksi Partai PKS DPRD Kota Medan mendesak Pemko Medan agar segera membuat sistem ”Early Warning System” (sistem peringatan dini) kepada masyarakat disepanjang bantaran sungai.

“Sistem peringatan dini itu dibuat agar masyarakat melakukan persiapan ketika air sungai naik secara cepat, sehingga, bisa menghindari korban materil apalagi korban jiwa. Karena naiknya permukaan air sungai di Kota Medan tidak serta-merta karena hujan yang terjadi di Kota Medan, tetapi bisa juga karena hujan di hulu Kota Medan,” pungkasnya.

Kapolsek Medan Labuhan Kunjungi Nenek Kasih

By On July 20, 2019

Saling Tolong Menolong ,Ini Yang Dilakukan Kapolsek Medan Labuhan


Kebaikkan sesama manusia harus selalu ditanamkan didiri kita, karena itu memang sudah tugas kita untuk saling tolong - menolong orang yang membutuhkan. Dengan itu Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari SH, yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan, SH., Bhabinkamtibmas Kelurahan Terjun Aiptu Amril Andy. Mendatangi kediaman seorang nenek dhuafa bernama Kasih (80) warga Lingkungan 14 Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Jum'at (19/7/2019) sekira pukul 10.30 Wib.

Tujuan Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari, SH, mengunjungi nenek Kasih yang hanya hidup sebatang kara dikediamanya  semata - mata  memberi bantuan.

Hadir juga kunjungan Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari SH, besera rombongan kerumah nenek Kasih. Kepala Lingkungan (Kepling) 14  Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan,  Abdul Wahab.

Dimana selama ini nenek Kasih yang sering disapa warga Bi Kasih, tinggal sebatang kara dirumah gubuk yang sangat sederhana sekali. Yang membuat nenek Kasih sedih, apabila hujan turun disertai angin kencang masuk kegubuk sederhana yang ditempatti nenek Kasih selama ini.

Selama ini gubuk sederhana yang ditempatti nenek Kasih, berdiri diatas tanah orang yang menumpanginya. Kalau untuk makan sehari - harinya, nenek Kasih mengharapkan pemberian dari kepala lingkungan dan para tetangga.

“Saya selaku Kapolsek Medan Labuhan sangat miris melihat kondisi nenek ini. Karena sebelumnya, saya sempat baca pemberitaan di Media online bahwa seorang nenek hidup sebatang kara yang membutuhkan bantuan. Makanya saya langsung mengecek dan meluncur ke lokasi tempat tinggal nenek kasih ini,” ujar mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Edy Safari SH.

Lanjut orang nomor 1 di Polsek Medan Labuhan ini." Saya akan terus memperhatikan kondisi nenek Kasih ini. Kita sebagai manusia harus dapat saling tolong - menolong buat orang yang membutuhkan, seperti nenek Kasih ini. Nenek Kasih harus tetap semangat ya Nek.

" Saya juga berpesan kepada Kepala Lingkungan 14, agar selalu memperhatikan kondisi nenek Kasih. Tolong kepada bapak Kepala Lingkungan 14, saya titipkan nenek Kasih kita ini, beri semangat hidup buat nenek Kasih dan perhatikan kondisi kehidupan nenek Kasi. Rawatla nenek Kasih sebagaimana kita merawat orang tua kita sendiri" Ucap Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari SH.

“Saya mewakili nenek kasih dan warga sekitar mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan sosial bapak Kapolsek Medan Labuhan kepada nenek kasih. Semoga bantuan yang diberikan menjadi manfaat bagi yang menerimanya dan menjadi amal ibadah bagi yang memberikan,” Papar  Abdul Wahab selaku kepala lingkungan 14 Kelurahan Terjun.

Dalam kunjungannya ke kediaman nenek kasih ini, Kapolsek Medan Labuhan memberikan bantuan sosial berupa sembako dan sejumlah uang. Selama kunjungan berlangsung, Kapolsek mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar.

Simpan Sabu,Warga Sergai Diringkus Polisi Dilokasi Sei Mencirim

By On July 20, 2019

Seorang remaja berinisial IJ (20) warga Serdang Bedagai diringkus petugas Polsek Sunggal lantaran kedapatan mengantongi satu paket narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Sei Mencirim Kecamatan Sunggal,Sabtu (20/7/2019).

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berawal ketika petugas kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat jika di lokasi itu kerap dijadikan sebagai tempat untuk transaksi narkoba. Berbekal informasi itu, petugas pun langsung turun ke TKP.

Setibanya di lokasi, petugas melihat seorang pria dengan gerak-gerik yang mencurigakan, tanpa buang waktu, petugas langsung mengamankannya.

Saat digledah, polisi menemukan satu bungkus kecil yang berisikan sabu-sabu. Dari pengakuannya, barang haram tersebut baru saja dibelinya dari seseorang yang ia tak kenal namanya.

Sementara itu Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir, melalui Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya penangkapan tersebut.

"Ya bang, tersangka kita amankan di lokasi berdasarkan informasi dari masyarakat," ungkapnya.

Syarif menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut baru saja dibelinya dan akan dikonsumsi seorang diri.

"Saat diamankan tersangka tidak bisa berkutik karena kita menemukan barang buktinya," jelasnya.

Ditambahkan Lagi akibat perbuatan tersangka ini dirinya terancam dikenakan Pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,pungkas syarif

Kasus Pohon Tumbang Harus Ditanggapi Serius Oleh Pemko

By On July 20, 2019

Peristiwa pohon tumbang yang terjadi pada Jum’at (19/7/19) sore kemarin di Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Sudirman dekat Gereja HKBP Sudirman, harus ditanggapi serius oleh Pemerintah Kota Medan. Sebab, diketahui Jalanan di Kota Medan banyak ditumbuhi pepohonan yang besar dan sudah tua yang memiliki usia diatas puluhan bahkan ratusan tahun.


“Kita tidak ingin masyarakat Kota Medan ketika melintasi Jalanan di Kota Medan seperti Jalan Sudirman, Jalan Putri Hijau, Jalan Imam Bonjol, Jalan Katamso, Jalan Pulau Pinang, Jalan Balai Kota dihantui pohon tumbang saat hujan turun di sertai angin kencang. Karena dibeberapa Jalan tersebut diketahui usia pepohonannya banyak sudah tua, sehingga perlu perawatan khusus agar tidak terjadi lagi pohon tumbang yang bisa memakan korban warga kota Medan,” terang Paul Mei Anton Simanjuntak, SH kepada Wartawan, Sabtu (20/7/2019) saat di minta tanggapannya terkait pohon tumbang yang menimpah seorang warga Jalan Kolonel Yos Sudarso Lingkungan VII, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan yang saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit Elisabeth Medan dan brlum sadarkan diri.

Paul menambahkan, Dinas Pertamanan Kota Medan seharusnya melakukan pemantauan dan mengawasi terhadap pohon-pohon yang diketahui rawan tumbang akibat sudah tua, sebab, jika terjadi pohon tumbang jangan mencari alasan akibat angin kencang dan bencana alam.

“Kita ketahui, akibat pembangunan yang pesat di Kota Medan, kemungkinan akar-akar pepohonan tidak lagi maksimal mencakup nutrisi air dari dalam tanah sehingga bisa saja menyebabkan lemahnya akar pohon dan berpengaruh kepada batang pohon yang membuat pohon lama-kelamaan bisa tumbang dan menimpa pengguna jalan di bawahnya,” ungkap Paul yang saat ini duduk di Komisi D (IV) DPRD Kota Medan Daerah Pemilihan 3 dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan.

Paul menegaskan, agar Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan tegas mengintruksikan Kabid Pohon Dinas Pertamanan Kota Medan untuk mengecek dan memberikan perawatan serta pemantauan terhadap pohon-pohon yang diketahui sudah tua dan rawan tumbang.

Kasus yang menimpa warga Kecamatan Medan Labuhan, tambah Paul, siapapun tidak ada yang menginginkan terjadi, namun saat terjadi pohon tumbang dan menimpa rumah penduduk, warga pengguna jalan, apalagi sampai memakan korban jiwa, tanggungjawab siapa, jangan nanti setelah ada kejadian dan korban, barulah dinas pertamanan sibuk untuk melakukan perawatan. ” Ini menyangkut nyawa masyarakat, sebaiknya Dinas Pertamanan sudah harus mampu mendeteksi mana pohon yang perlu diawasi atau jika memang perlu dilakukan pemangkasan terhadap pohon,” terangnya.

Politisi dari Partai PDI perjuangan Kota Medan ini juga meminta agar Dinas Pertamanan Kota Medan segera memangkas pohon-pohon yang diketahui sudah rindang, dibeberapa jalan seperti di Jalan Brigjend Katamso, Seputaran Jalan Sudirman, Jalan Putri Hijau yang mana diketahui sudah ada ranting pohon melewati badan Jalan. Karena keberadaan ranting pohon tentunya sangat mengganggu dan membuat kawatir pengguna jalan. ” Warga tentunya takut tiba-tiba ranting pohon patah dan menimpa mereka,” tegasnya.

Diakhir wawancara awak media, Paul berharap agar Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan belajar dari daerah lain tentang bagaimana cara merawat pepohonan agar tetap tumbuh kuat dan terawat, karena diketahui ada anggaran yang digelontorkan Pemko Medan untuk biaya perawatan pohon termasuk melakukan pemangkasan pepohonan di Kota Medan.

Contact Form

Name

Email *

Message *