HEADLINE NEWS

Asmara Subuh Tidak Ada Dalam Ajaran Agama

Ketua Komisi A DPRD Kota Medan Sabar Syamsurya Sitepu, Jumat (03/05/2019). “Polisi harus mengantisipasi asmara subuh yang “mengotori” bulan puasa. Asmara subuh itu tidak ada dalam ajaran Islam dan jangan dibudayakan. Tolong para keluarga, anaknya atau segala macamnya diingatkan, mari kita tingkatkan taqwa kita di Ramadhan kali ini, kita gak tahu umur kita sampai kapan,” kata Sabar.
Aparat Kepolisian di Kota Medan diminta untuk mengantisipasi masalah asamara subuh dan petasan selama Bulan Suci Ramadhan 2019/1440 H. Karena biasanya pada bulan tersebut identik dengan kegiatan asmara subuh dan petasan yang dapat mengganggu aktivitas beribadah bagi umat Muslim.
Untuk itu, politisi Partai Golkar ini mengajak kalangan masyarakat untuk mengekspose kegiatan yang terjadi pada asmara subuh. Masyarakat harus mengekspose kegiatan terkait asmara subuh agar tidak terjadi penyalahgunaan Ramadhan,” katanya.
“Kita harap juga masjid-masjid, Ustad-Ustad, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat agar mengimbau jama’ah maupun anak dan keluarga agar tidak ikut-ikutan asmara subuh, karena itu tidak ada dalam ajaran agama dan dapat mencederai umat Islam itu namanya,” ujarnya lagi.
Selain itu, Sabar juga berharap agar tidak ada lagi petasan selama Ramadhan dan meminta dilakukan razia total. “Karena apa, dengan petasan itu kita gak tahu suara letusan atau suara tembakan. Jadi, kita minta itu ditertibkan lah juga,” tandasnya.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *