HEADLINE NEWS

Profesor Sudah Barang tentu Memiliki Pengalaman

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Medan, Hasyim, secara tegas mensetujui jika Walikota Medan lima tahun kedepan didampingi dari kalangan akademisi yang bergelar professor.


Karena, kata Hasyim, seorang yang bergelar professor sudah barang tentu memiliki pengalaman dan jam terbang yang tinggi. Serta, mampu membantu walikota memberikan konsep yang baik dalam menata Kota Medan kedepan.

“Saya rasa itu wacana yang sangat bagus, karena selama ini Wakil Walikota kerap berasal dari politisi, pengusaha dan birokrat,” ungkapnya di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Kamis (1/8/2019).

Hasyim menjelaskan, seorang professor adalah manusia dengan penuh keahlian dengan kualitas sempurna. Segudang pengetahuan yang dimiliki, dirinya akan dapat memberikan sumbangsi dalam membangun, menata dan menjadikan Kota Medan sebagai kota yang nyaman, aman, tentram dan memiliki nilai jual yang tinggi. Bukan saja di Sumatera Utara, tapi diluar provinsi.

Dengan melibatkan sorang akademisi yang bergelar professor, lanjutnya, keilmuan dalam mendorong visi misi membangun Kota Medan antara walikota dan wakil walikota kedepan akan semakin baik dalam kemaslahatan masyarakat. Karena, professor juga memiliki kemapanan dan kemampuan untuk memahami suatu permasalahan.

“Boleh kita pandang wacana ini untuk terwujud, dengan segala kemungkinan dari seseorang yang bergelar professor dari kelebihan yang dimiliki. Selain itu, gelar professor alangkah baiknya idak hanya sebatas didunia kampus, tetapi juga harus bermanfaat untuk kepentingan masyarakat lebih luas lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut Hasyim menerangkan, bahwa secara sosiologis kemasyarakatan, seorang yang bergelar professor secara otomatis dipandang sebagai tokoh atau panutan pada suatu wilayah atau komunitas.

“Misalkan saja, professor tersebut berasal dari ulama, tentu sangat baik dalam membentuk karakter manusia lebih baik, menuju revalusi mental berjalan di Kota Medan, karena pembangunan harus diawali dari pembangunan manusiannya, sedangkan sumber daya manusia dimulai dari mental dan karakter yang baik dan itu dapat terwujud melalui bidang agama,” tandasnya.

Sementara itu, kalangan akademisi, Dr Muhammad Alfikri SSos MSi, mengaku sangat mendukung apa yang disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

“Saya mendukung apa yang disampaikan oleh Pak Hasyim, bukan berarti saya ikut berpolitik, tapi saya menilai bahwa pola pikir sesorang akademisi bergelar professor pantas untuk didiskusikan, karena professor adalah orang yang dipandang punya otoritas mutlak terhadap suatu bidang keilmuan tertentu,” pungkasnya.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *