HEADLINE NEWS

Paul Harapkan Dishub Memperbaiki Sistem Kinerjanya

Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, menyimpulkan agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk memperbaiki sistem kinerjanya.


“Prioritas perbaikan, terutama peningkatan pendapatan sektor perparkiran,” kata Paul MA Simanjuntak ketika menyampaikan rangkuman dari

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 4 DPRD Kota Medan dengan Dinas Perhubungan, Selasa (3/12/2019).

Sejumlah anggota Komisi 4 terlihat konsern melakukan pembahasan bersama Dishub, Paul MA Simanjuntak mendesak perbaikan kinerja dan perubahan sistem soal peningkatan PAD dari objek parkir. “Kita minta harus adalah perubahan, perbaikan sistem sehingga PAD tarif parkir dapat meningkat,” saran Paul.

Senada dengan itu, Dedy Akhsyari Nasution, mengaku sangat menyayangkan minimnya capaian perolehan target PAD dari parkir. “Apa konsekuensi atau resiko jika target tidak tercapai,” tanya Dedy.

Sementara, Diko Edy Eka Suranta S Meliala, memperkuat pertanyaan jika memang tidak tercapai apa resikonya. “Maka jangan asal tebak menentukan target hanya membuat atasan senang. Hal itu perlu dilakukan evaluasi, ” saran Diko.

Sedangkan, Antonius Tumanggor, mengingatkan agar kinerja pejabat di Dishub memiliki kejujuran. “Harus ada transparansi soal potensi yang ada, sehingga dapat meminimalisir kebocoran. Begitu juga soal data jumlah pengamat parkir supaya transparan,” tegas Antonius.

Lain hanya dengan, Renville Napitupulu, menyayangkan minimnya serapan anggaran dan perolehan retribusi di Dishub Medan. Renville minta agar Dishub memberikan data untuk mempermudah pengawasan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, memaparkan belanja langsung di Dinas Perhubungan Kota Medan tahun 2019 sebesar Rp77,7 miliar, dimana sekitar Rp33 miliar untuk gaji honor dan lebihnya sekitar Rp39 miliar untuk pembangunan.

Hingga Nopember 2019, sebut Iswar, baru terealisai 60%. “Sisanya pada 15 Desember dipatikan tuntas, saat ini sedang proses,” katanya.

Sedangkan untuk target PAD dari sektor tarif parkir sebesar Rp48 miliar, hingga Nopember baru terealisasi Rp19,3 miliar. “Capaian target parkir hingga Rp48 miliar tidak mungkin tercapai, namun pada Desember 2019 nanti masih dimungkinkan terealisasi Rp22,5 miliar,” ujarnya.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *