HEADLINE NEWS

Resmi...!!! 2 Medol Telah Dilaporkan ke Polrestabes Medan

Resmi...!!! 2 Medol Telah Dilaporkan ke Polrestabes Medan


Pasca beredarnya pemberitaan soal belasan oknum wartawan yang dituding melakukan penggelapan. terhadap dana publikasi Satreskrim Polrestabes Medan,akhirnya membuai kecaman.

Hal itu pun harus berhadapan dengan hukum atas dugaan pencemaran nama baik.yang dilakukan oleh kedua media online diantaranya Sumut.kabardaerah.com dan intaikasus.com.

Kepada kru media ini, David Silaban bersama beberapa rekan wartawan lainnya yang disebutkan dalam pemberitaan sebagai pelaku penggelapan dana publikasi menjelaskan bahwa mereka akan menempuh jalur hukum atas kasus tersebut.

"Atas pemberitaan itu, kami telah melaporkan dua media online yakni, sumut.kabardaerah.com dan intaikasus.com atas dugaan pencemaran nama baik,sesuai Tanda Bukti Lapor
Nomor : STTLP/931/K/IV/YAN : 2.5/2020 /SPKT RESTABES MEDAN tertanggal.11 April 2020 sekira pukul 09.55 Wib,ungkap David.yang diamini rekan seperjuangan nya yang berada diruang piket Reskrim Polrestabes Medan.

Ia juga menambahkan, kekecewaannya terhadap pemberitaan tersebut yang menyebutkan nama-nama wartawan penerima dana publikasi Satreskrim Polrestabes Medan telah melakukan penggelapan, Kamis (9/4/2020) lalu.

"Padahal tidak ada penggelapan, justru secara terang-terangan dana publikasi yang diberikan oleh Staf Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan yang bernama Irfan kepada Ceria sebesar Rp.500 ribu.guna dibagikan ceria kepada belasan awak media yang telah melakukan publikasi keberhasilan Satreskrim Polrestabes Medan saat itu," tegas David.

Dirinya menduga, kisruh soal dana publikasi tersebut dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak hadir dalam kegiatan press release tersebut.

"Persoalan ini sebenarnya di besar-besarkan oleh oknum wartawan yang tidak kebagian.

Bagaimana mungkin, budget yang terbatas dan keterlambatan saat hadir dalam kegiatan press release tersebut. Semua kan sudah di hitung berapa orang yang hadir dan sudah menayangkan beritanya.

Karena, sesuai ketentuan yang sudah tayang berita lah yang bakal dibagi dana nya dan itu sudah di hitung dan disepakati bersama," ungkapnya.

Bahkan, ia merasa dirugikan atas pemberitaan yang sepihak dan mengandung unsur penyesatan dan syarat dengan hoax tersebut tanpa konfirmasi.apalagi kami yang 11 Orang ini dituding mencatut nama wartawan sebanyak 22 orang tersebut.sedangkan yang mencatat nama pada saat itu adalah saudara Irfan selaku Staf Pidum.seharusnya mereka menanyakan kepada saudara irfan, bukan menuduh kami. Karna dia pasti tau sapa sapa yang dicatatnya.

"Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk melakukan gugatan terhadap dua oknum wartawan berikut medianya dan tak tertutup kemungkinan kami juga akan mempidanakan tindakan perbuatan tak menyenangkan atas pencemaran nama baik terhadap perbuatan oknum wartawan yang telah memprovokasi untuk merusak citra dan nama baik kami di medsos seperti WhatsApp," tegasnya.

Menyikapi hal itu, salah seorang wartawati di salah satu surat kabar terbitan Medan bernama Ceria yang langsung mengalami dugaan tuduhan penggelapan dana publikasi tersebut membantah keras atas pemberitaan yang telah mencoreng nama baiknya.

"Saya tidak ada menggelapkan dana publikasi, penyerahan saya lakukan secara terbuka dan tidak memutuskan sendiri pembagian dana publikasi itu," beber Ceria.

Dikatakannya, pada saat itu beberapa wartawan melakukan liputan press release Satreskrim Polrestabes Medan yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, tercatat ada belasan wartawan yang melakukan liputan.

"Jadi kami sepakat untuk menyalurkan dana itu sebesar Rp.500 ribu bukan Rp.550 ribu seperti yang mereka tudingkan.kepada wartawan yang telah terbukti menaikkan beritanya di medianya masing-masing.dan tidak ada yang keberatan saat itu.

Namun entah mengapa terjadi kerusuhan justru setelah kesepakatan itu dibuat.

"hingga mereka menerbitkan berita dionline tanpa adanya konfirmasi, sehingga mengiring opini bahwasannya kamilah yang mengelapkan duit tersebut. (red)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *