HEADLINE NEWS

Kuras ATM Temannya, Seorang Bidan Diringkus Polsek Medan Timur

Nekat Kuras ATM Temannya, Seorang Bidan Diciduk Polsek Medan Timur


Seorang Bidan yang berdinas di RS Imelda, di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur, Diringkus Tekab Polsek Medan Timur karena kuras Tabungan teman sendiri yang juga bertugas di tempat yang sama.yang berprofesi sebagai Bidan, warga Jalan Datuk Kabu, Kecamatan Medan Tembung terpaksa berurusan dengan Tekab Polsek Medan Timur karena terbukti menguras habis tabungan Korbanya Race Mutia (25) warga Jalan Keadilan, Pasar 1, Lorong 1, Sampali yang tersimpan dalam ATM BNI sebanyak Rp.16.000.000.

Menurut Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin didampingi oleh Kanit Reskrimnya Iptu A.L.P Tambunan pada saat menggelar konferensi pers mengatakan bahwa kejadian bermula pada saat korban terbiasa meletakan kartu ATM BNI pada casing Hp miliknya, antara korban dan pelaku tinggal dalam satu lokasi yang sama selama penanganan wabah covid 19. Namun suatu saat korban tersadar jika ATM BNI miliknya telah hilang, dan saat itu korban sempat memberitahukan pada pelaku bahwa ATMnya telah raib, dan pelaku sempat juga menyarankan untuk pergi ke Bank untuk proses pergantian kartu ATM.

Setelah beberapa bulan berselang, semenjak hilangnya kartu ATM, korban pergi ke Bank BNI guna mencetak rekening koran, namun setelah itu, korban terkejut karena uang yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit dari gaji telah raib tak bersisa. Merasa curiga dengan kejadian hilangnya kartu hingga ludesnya uang simpananya, korban lalu membuat laporan ke Polsek Medan Timur.

“Setelah korban melapor ke Polsek Medan Timur, kita lakukan cek TKP dan berkordinasi dengan pihak Bank BNI untuk melihat rekaman CCTV di lokasi Gerai ATM, saat CCTV dibuka, dengan mata kepala korban, ia melihat pelaku yang merupakan sahabat karibnya melakukan penarikan uang korban melalui ATM milik korban”,ucap Kapolsek Medan Timur.

Lanjut Kompol Arifin lagi, dari print out rekening koran milik korban, terdapat kesamaan tanggal, hari dan jam dengan yang terdapat di rekaman CCTV.

“Selanjutnya kita lakukan penangkapan pelaku tepatnya pada tanggal (18/6/2020 ) di tempatnya bekerja, kemudian dilakukan interograsi dan akhirnya pelaku mengakui bahwa ia lah yang menarik uang milik korban dengan menggunakan ATM yang nomor PIN nya telah diketahui pelaku”,pungkas Kompol M. Arifin.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *