HEADLINE NEWS

Salah Satu Otak Pelaku Kawanan Jambret Tewas Ditembak Polisi

Empat orang kawanan jambret yang sudah berulang kali melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kota Medan dan sempat ada yang viral di Media sosial (Medsos) ini, akhirnya tersungkur ke tanah setelah kedua kakinya ditembak polisi.

Bahkan, satu orang di antaranya yang diduga kuat sebagai otak pelakunya tewas ditembak Tekab Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Adapun keempat tersangkanya masing-masing berinisial ES (24) warga Jalan Kelambir V tanah garapan yang berperan sebagai joki sepedamotor Vario warna hitam, S alias Sabir (25) berperan sebagai eksekutor, GP (22) warga Jalan Binjai KM 9,1, Desa Lalang Kota, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan APS alias Letoy (30)  warga Jalan Gatot Subroto KM 5,5 Gang Radio, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Provinsi Sumut yang merupakan otak pelakunya.

“Keempat tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur (Ditembak), karena saat dilakukan penangkapan mereka berusaha melawan dan hendak melarikan diri. Sehingga ketiga tersangka ES, S alias Sabir dan GP ditembak petugas di bagian kedua kakinya. Sementara, tersangka APS alias Letoy ditembak mati karena menyerang petugas dengan menggunakan Senjata tajam (Sajam), terang Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko yang turut didampingi Kasat Reskrim, Kompol Martuasah Tobing dan Kanit Pidum, AKP Ricky Prawira Atmaja saat press release di Mapolrestabes Medan, Selasa (16/06/2020).

Ditangkapnya para tersangka ini masih dikatakan Kapolrestabes Medan, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korbannya.

“Para tersangka ini juga beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Baru yang terjadi, Selasa (09/06/2020) kemarin sekira pukul 13.30 WIB.

Saat itu, kedua pelaku berboncengan mendekati korban dan pelaku yang berada di boncengan langsung menarik paksa tas korban yang disandang di bahu kiri, “terang Kapolrestabes Medan.

Lalu kawanan penjambret ini juga beraksi di wilayah hukum Polsek Sunggal, Jumat (12/06/2020) sekira pukul 00.00 WIB. Di mana 2 pelaku menggunakan sepedamotor matic merampas tas korban dan langsung tancap gas melarikan diri.

Petugas yang menerima informasi itu kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya identitas para pelakunya pun berhasil diketahui dan ditangkap.

“Tersangka APS alias Letoy merupakan residivis yang sudah 3 kali keluar masuk penjara dalam kasus Narkotika jenis ganja di Polsek Helvetia pada tahun 2014, menjalani hukuman 1,6 tahun dan keluar tahun 2018, kasus jambret di Polsek Medan Baru tahun 2017 menjalani hukuman 8 bulan dan keluar tahun 2017 akhir. Yang ketiga dalam kasus jambret di Polsek Helvetia tahun 2018 menjalani hukuman 3,6 tahun. Tersangka bebas Bulan April 2020 karena program asimilasi Covid-19, “papar Kombes Pol Riko mengakhiri penjelasannya.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *