HEADLINE NEWS

Test PCR Akan Diberlakukan Dalam Menetapkan Pasangan Calon di KPU Kota Medan

KPU Medan menetapkan pasangan calon yang akan mendaftar pada Pilkada agar melakukan test PCR. Pemberlakuan Test Polymerase Chain Reaction (PCR) ini bertujuan untuk mengantisipasi munculnya regulasi baru perubahan dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 tahun 2020.

Demikian Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, Agussyah Ramadani Damanik dalam jumpa pers, Jumat (28/8/2020) di kantornya.

Agussyah menyebutkan saat ini sudah ada draf perubahan PKPU nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak lanjutan dalam kondisi pandemi  Covid 19.

“Ini hanya untuk mengantisipasi apabila nantinya muncul regulasi dari draf yang sudah disiapkan saat ini. Karena dalam draf tersebut diatur bahwa Bapaslon harus melakukan test PCR sebelum melakukan pendaftaran,” jelasnya.

Menurut Agussyah Ramadani Damanik hasil pemeriksaan PCR tersebut diperlukan sebelum dilaksanakan tes kesehatan.  “Di dalam draf perubahan ada ketentuan bakal pasangan calon yang mendaftar ke KPU Kota Medan harus mengikuti pemeriksaan PCR. Walaupun masih draf, tapi disiapkan aja,” ujarnya.

Didampingi komisioner KPU Medan, M Rinaldi Khair, Agussyah Ramadani Damanik mengharapkan persiapan berkas pendukung pencalonan juga sudah dilengkapi sebelum melakukan pendaftaran.

Karena pihak KPU akan melakukan pembukaan pendaftaran pada Jumat (4/9) dan ditutup Minggu (6/9).  “Karena ada beberapa berkas pendukung yang harus dilengkapi, jadi sebaiknya diurus sebelum pendaftaran. Mengingat pendaftaran jatuh pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu,” ujarnya.

Sementara itu Rinaldi Khair menuturkan  saat ini pihak KPU telah mempersiapkan pendaftaran dengan mengikuti ketentuan protokol kesehatan. Mantan wartawan tersebut menambahkan bahwa pihaknya akan membatasi rombongan Bapaslon yang masuk ke area KPU saat pendaftaran.

Jalan di depan Kantor KPU Medan juga akan ditutup saat ada Bapaslon yang datang mendaftar. “Kita batasi yang masuk pagar. tim pemenangannya maksimal 5 orang, dan pimpinan partai serta pihak yang dianggap penting. Itu aja yang ada dilokasi pendaftaran,” katanya.

Selain itu, tempat pendaftaran Bapaslon juga berada di tempat terbuka, yakni halaman kantor KPU Medan. “Termasuk wartawan nantinya juga akan kita batasi di area. Karena mengingat panduan protokol kesehatan dan jarak aman. Namun tidak perlu khawatir, karena kita juga menyediakan monitor di luar gedung KPU,” katanya.

Sudah rapat kordinasi dengan stakeholder dan sudah disampaikan ke Parpol bahwa kita minta agar Bapaslon tidak melakukan konvoi iringan-iringan dan pengumpulan massa, tapi larangan ini tidak mutlak, jelasnya.

Namun lokasi pendaftaran akan dilakukan di teras kantor KPU Medan, karena di dalam ruangan tidak memenuhi standar. “Nantinya yang boleh masuk mendaftar yakni ketua dan skretaris Parpol karena merekan yang mendaftarkan dan Bapaslon sendiri serta anggota maksimal 5 orang yang mengurusi administrasi ditambah media. Untuk media akan dibatasi apakah nantinya akan bergiliran,” kata Rinaldi.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *