HEADLINE NEWS

" APELOMA " Minta Pengadilan Medan Tegakkan Hukum Yang Seadil Adilnya

 


Labuhanbatu,- APELOMA(aliansi persen, lsm, ormas &mahasiswa) front pembela negara &rakyat) meminta pengadilan tinggi medan untuk menegakan hukum dengan setelah tegaknya dan seadil-adilnya adilnya. 


Hukum tajam kebawah tumpul keatas"adalah istilah yang tidak asing lagi kita dengar di bumi yang kita cintai ini. Bumi tanah dan air serta kekayaan yang terkandung didalam nya dikelola oleh negara untuk kemakmuran rakyat bukan untuk memperkaya golongan atau sikaya atau penguasa dan pengusaha saja. Sehingga timbul istilah yang kaya tambah kaya ,yang miskin semangkin miskin. 


Darmono raja SH, president front pembela rakyat "APELOMA" (Aliansi persen, lsm, ormas,&mahasiswa) kepada beberapa awak media dan LSM serta aktivis mahasiswa mengatakan "istilah Hukum tajam kebawah tumpul keatas" Hendaknya berubah sebaliknya "Hukum tajam keatas tumpul kebawah".sehingga benar benar penegak hukum menjadi pendekar hukum dan tidak terjadi pembodohan dan pembohongan hukum sehingga tercipta sesuai harapan bangsa dan rakyat yg adil dan makmur. 


Mari kita hendaknya bersatu bersama dalam mengisi kemerdekaan yang bermartabat agar mosi tidak percaya kepada penegak hukum dan birokrasi sirna dari Negeri yang kita cintai ini. Agar rakyat kecil bisa mendapatkan keadilan dan dapat merasakan kesejahteraan dan kemakmuran serta dapat bisa menikmati arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Bukan hanya golongan orang elit, penguasa, pengusaha saja dan orang berpangkat saja yang dapat merasakanya.


PRESIDENT APELOMA(aliansi pers, lsm, ormas, & mahasiswa) front pembela negara dan rakyat) dan KETUM LSM GEBRAKAN RI(gerakan berantas kriminal korupsi dan narkoba Republik Indonesia) bung DARMONO RAJA bersama masyarakat desa sei apung kec. Kualuh hilir, kab. Labuhan baru utara-SUMUT beserta kuasa hukum masyarakat (penggugat) 

Muhammad yusuf siregar SHi, MH &rekan  meminta kepada pengadilan tinggi medan dalam persidangan nantinya dapat bersifat adil arif dan bijaksana tidak terjadi pembodohan hukum. Sesuai data dan fakta tidak berpihak kepada yang banyak uang jabatan ataupun penguasa. 


Sesuai pemberitaan puluhan media cetak maupun online diwaktu yang lalu,sampai berita ini dimuat masih aktif melakukan pemberitaan dan sosial control terus dalam pemberitaan perkembangan perjuangan masyarakat petani desa sei apung untuk mendapatkan haknya yaitu tanah pertanian yg di serobot oleh keluarga HD pasaribu yg sering dikenal dengan keluarga mantan jendral tersebut. (Dr 79) 

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *